Your Adsense Link 728 X 15

Quantum Learning

Posted by adminblog Jumat, 05 Oktober 2012 0 komentar
Pembelajaran kuantum merupakan salah satu model, strategi, dan pendekatan pembelajaran yang mengutamakan pada keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran. Istilah “quantum” dipinjam dari dunia ilmu fisika yang berarti interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya. Maksudnya dalam pembelajaran kuantum, pengubahan bermacam- macam interaksi yang terjadi dalam kegiatan belajar. Interaksi- interaksi ini mengubah kemampuan dan bakat alamiah guru dan siswa menjadi hal yang bermanfaat bagi kemajuan mereka dalam belajar secara efektif dan efisien.
Asas utama pembelajaran kuantum adalah membawa dunia siswa ke dalam dunia guru, dan mengantarkan dunia guru ke dunia siswa. Subjek belajar adalah siswa. Guru hanya sebagai fasilitator, sehingga guru harus memahami potensi siswa terlebih dahulu. Salah satu cara yang dapat digunakan dalam hal ini adalah mengaitkan apa yang akan diajarkan dengan peristiwa- peristiwa, pikiran atau perasaan, tindakan yang diperoleh siswa dalam kehidupan baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan masyarakat. Apabila seorang guru telah memahami dunia siswa, maka siswa telah merasa diperlakukan sebagaimana mestinya, sehingga pembelajaran akan menjadi harmonis seperti sebuah “orkestrasi” yang saling bertautan dan saling mengisi. Indah bukan??
Tujuan pokok pembelajaran kuantum yaitu meningkatkan partisipasi siswa melalui penggubahan keadaan, meningkatkan motivasi dan minat belajar, meningkatkan daya ingat dan meningkatkan rasa kebersamaan, meningkatkan daya dengar, dan meningkatkan kehalusan perilaku.
Dimensi pengembangan konteks pembelajaran kuantum yaitu suasana belajar yang menyenangkan, landasan yang kukuh, lingkungan yang mendukung, dan rancangan belajar yang dinamis.
Pembelajaran kuantum mengonsep tentang “menata pentas lingkungan belajar yang tepat”, yaitu bagaimana upaya penataan situasi lingkungan belajar yang optimal baik secara fisik maupun mental.
Lingkungan belajar terdiri dari lingkungan mikro dan lingkungan makro. Lingkungan mikro adalah tempat siswa melakukan proses belajar, bekerja, dan berkreasi. Lebih khusus lagi perhatian pada penataan meja, kursi, dan belajar yang teratur. Lingkungan makro yaitu dunia luas, artinya siswa diminta untuk menciptakan kondisi ruang belajar di masyarakat. Mereka diminta berinteraksi sosial ke lingkungan masyarakat yang diminatinya, sehingga kelak dapat berhubungan secara aktif dengan masyarakat. 

dikutip dari http://edukasi.kompasiana.com

Peranan Seorang Guru

Posted by adminblog Kamis, 04 Oktober 2012 0 komentar
Peran guru sebagai pendidik (nurturer) merupakan peran-peran yang berkaitan dengan tugas-tugas memberi bantuan dan dorongan (supporter), tugas-tugas pengawasan dan pembinaan (supervisor) serta tugas-tugas yang berkaitan dengan mendisiplinkan anak agar anak itu menjadi patuh terhadap aturan-aturan sekolah dan norma hidup dalam keluarga dan masyarakat. Tugas-tugas ini berkaitan dengan meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak untuk memperoleh pengalaman-pengalaman lebih lanjut seperti penggunaan kesehatan jasmani, bebas dari orang tua, dan orang dewasa yang lain, moralitas tanggungjawab kemasyarakatan, pengetahuan dan keterampilan dasar, persiapan.untuk perkawinan dan hidup berkeluarga, pemilihan jabatan, dan hal-hal yang bersifat personal dan spiritual. Oleh karena itu tugas guru dapat disebut pendidik dan pemeliharaan anak. Guru sebagai penanggung jawab pendisiplinan anak harus mengontrol setiap aktivitas anak-anak agar tingkat laku anak tidak menyimpang dengan norma-norma yang ada.

Peran guru sebagai model atau contoh bagi anak. Setiap anak mengharapkan guru mereka dapat menjadi contoh atau model baginya. Oleh karena itu tingkah laku pendidik baik guru, orang tua atau tokoh-tokoh masyarakat harus sesuai dengan norma-norma yang dianut oleh masyarakat, bangsa dan negara. Karena nilai nilai dasar negara dan bangsa Indonesia adalah Pancasila, maka tingkah laku pendidik harus selalu diresapi oleh nilai-nilai Pancasila.

Peranan guru sebagai pengajar dan pembimbing dalam pengalaman belajar. Setiap guru harus memberikan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman lain di luar fungsi sekolah seperti persiapan perkawinan dan kehidupan keluarga, hasil belajar yang berupa tingkah laku pribadi dan spiritual dan memilih pekerjaan di masyarakat, hasil belajar yang berkaitan dengan tanggurfg jawab sosial tingkah laku sosial anak. Kurikulum harus berisi hal-hal tersebut di atas sehingga anak memiliki pribadi yang sesuai dengan nilai-nilai hidup yang dianut oleh bangsa dan negaranya, mempunyai pengetahuan dan keterampilan dasar untuk hidup dalam masyarakat dan pengetahuan untuk mengembangkan kemampuannya lebih lanjut.
 
Peran guru sebagai pelajar (leamer). Seorang guru dituntut untuk selalu menambah pengetahuan dan keterampilan agar supaya pengetahuan dan keterampilan yang dirnilikinya tidak ketinggalan jaman. Pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai tidak hanya terbatas pada pengetahuan yang berkaitan dengan pengembangan tugas profesional, tetapi juga tugas kemasyarakatan maupun tugas kemanusiaan.

Peran guru sebagai setiawan dalam lembaga pendidikan. Seorang guru diharapkan dapat membantu kawannya yang memerlukan bantuan dalam mengembangkan kemampuannya. Bantuan dapat secara langsung melalui pertemuan-pertemuan resmi maupun pertemuan insidental.

Peranan guru sebagai komunikator pembangunan masyarakat. Seorang guru diharapkan dapat berperan aktif dalam pembangunan di segala bidang yang sedang dilakukan. Ia dapat mengembangkan kemampuannya pada bidang-bidang dikuasainya.

Guru sebagai administrator. Seorang guru tidak hanya sebagai pendidik dan pengajar, tetapi juga sebagai administrator pada bidang pendidikan dan pengajaran. Oleh karena itu seorang guru dituntut bekerja secara administrasi teratur. Segala pelaksanaan dalam kaitannya proses belajar mengajar perlu diadministrasikan secara baik. Sebab administrasi yang dikerjakan seperti membuat rencana mengajar, mencatat hasil belajar dan sebagainya merupakan dokumen yang berharga bahwa ia telah melaksanakan tugasnya dengan baik.

dikutip dari http://pakguruonline.pendidikan.net

Belajar Mudah Matematika

Posted by adminblog 0 komentar

Kebanyakan orang mengganggap bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit, tapi sebenarnya jika kita mau berusaha untuk bisa maka matematika bukan pelajaran sulit,pada hakikatnya pelajaran matematika bukan pelajaran yang baru setiap tingkat pendidikan mendapat pelajaran matematika maka dari itu jika kita mau berlatih secara tekun maka belajar matematika akan menjadi sangat mudah.
Banyak para siswa yang bisa karena terbiasa mengerjakan soal, bukan hanya dia menguasai materi saja tetapi karena terbiasa pun maka dia pasti bisa,maka dari itu siswa yang punya kemampuan yang kurang jangan berkecil hati, berlatihlah yang tekun maka pasti BISA.
Tips mudah belajar matematika :
1. Ketika guru menerangkan maka perhatikanlah
2. Jangan dulu menulis sebelum memahami.
3. Tulislah materi yang diterangkan dengan memakai kata-kata sendiri.
4. Banyaklah bertanya jika memang tidak mengerti.
5. Berlatih soal yang banyak akan menjadikan kita BISA
6. Lebih baik salah dari pada tidak mengerjakan sama sekali
7. Jika sampai di rumah bukalah buku sekitar 5 menit saja sebelum disimpan
8. Kemudian jika akan dibawa kembali ke sekolah periksa lagi buku balangkali ada PR
9. Berlatih banyak soal bukan berarti bodoh tetapi itu adalah orang yang mau berusaha
10.selamat mencoba 
@ yuliani..........smpm4 mghy......guru matematika tea

 


BELAJAR UNTUK UKG

Posted by adminblog Jumat, 21 September 2012 1 komentar



Hari ini guru2 SMP Muh 4 yang akan mengikuti UKG di bulan Oktober sedang mencoba latihan UKG. Semoga dengan latihan ini bisa menambah pengetahuan yang lebih. Amien..........

Tidak lolos UKG Karena Software UKG

Posted by adminblog Rabu, 05 September 2012 0 komentar


Tidak lolos UKG karena tidak bisa mengoperasikan software UKG

Kami mendapatkan informasi bahwa ada beberapa guru yang tidak lolos UKG karena tidak bisa mengoperasikan software UKG. beliau sudah berusaha menjawab semua pertanyaan yang diujikan melalui software UKG. Akan tetapi beliau tidak menjawab sesuai prosedur atau tempat yang telah ditentukan. alhasil, semua jawaban tidak masuk alias skornya nol.
Oleh karena itu, kita harus perhatikan bagaimana menjawab dan mengoperasionalkan software UKG:
  • Cara menjawab dilakukan dengan menekan tombol keyboard A, B, C, atau D atau tekan langsung jawaban yang ada dibawah soal. Ingat tombol pilihan A,B,C, atau D disebelah kanan tidak bisa diklik.
  • Pastikan jawaban yang anda pilih berubah warna dari biru menjadi merah.
  • Periksa soal-soal yang sudah anda jawab dan yang belum dengan cara mengklik tombol navigasi soal. Nomer soal yang sudah terjawab berwarna hijau dan nomer soal yang belum dijawab berwarna merah.
  • Software terkadang terlihat hang bbrp detik karena software melakukan penyimpanan atau sinkronisasi data ke server pusat. Anda tidak usah panik, tunggu saja sampai proses selesai. Jika anda mengklik-klik atau melakukan tindakan lain, justru akan membuat program semakin terbebani.
  • Jangan lupa memroses ujian dengan mengklik tombol Proses Ujian.
  • Baca dan Ikuti semua petunjuk dalam software dan pastikan ujian sudah tersimpan sebelum anda keluar dari ruangan.
Sebagai guru profesional, kami yakin bapak dan ibu guru sudah menguasai materi yang akan diujikan. Tetapi kita juga perlu latihan software UKG agar kita terbiasa menggunakannya, sehingga kita bisa menjawab dengan benar dan tepat sesuai aturan software.

Dikutif dari Team UKG Online

Download kisi- kisi Soal UKG 2012

Posted by adminblog 0 komentar
Cara Download kisi- kisi Soal UKG 2012 :

1. Kunjungi :


http://ukg.kemdikbud.go.id/index.php?pg=kisi
http://bpsdmpk.kemdikbud.go.id/ukguru/index.php?pg=kisi


2. Pilih Materi Soal

3. Silahkan download Soal UkG anda

dikutip dari blog http://pemudaindonesiabaru.blogspot.com